Implementasi Program Sahabat Obat untuk Meningkatan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi pada Penderita Hipertensi di Desa Purwosari Ponorogo
DOI:
https://doi.org/10.70340/japamas.v5i1.388Keywords:
Hipertensi, Kepatuhan Pengobatan, Edukasi KesehatanAbstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di wilayah kerja Puskesmas Babadan, Kabupaten Ponorogo, dengan jumlah kasus mencapai 1.849 kasus pada tahun 2024. Salah satu permasalahan utama dalam pengelolaan hipertensi adalah rendahnya kepatuhan dalam mengkonsumsi obat antihipertensi, dimana sebanyak 43,6% penderita hanya mengkonsumsi obat saat tekanan darah meningkat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan minum obat antihipertensi melalui implementasi program Sahabat Obat berbasis pendampingan keluarga. Metode yang digunakan adalah observasional deskriptif dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, penentuan prioritas masalah menggunakan metode USG, analisis akar permasalahan dengan fishbone, serta perencanaan intervensi menggunakan metode MEER. Program diimplementasikan melalui pelatihan Pendamping Minum Obat (PMO), distribusi kalender pengingat minum obat secara door-to-door, serta edukasi kesehatan. Tingkat epatuhan penggunaan kalender mencapai 74,6% dan seluruh peserta memiliki PMO sebagai sistem pendampingan keluarga. 56,36% kehadiran PMO di pelatihan dapat disebut sebagai keterbatasan implementasi yang mungkin menurunkan dampak, pertimbangakan tindak lanjut pelatihan. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis keluarga dan media sederhana dapat mendukung peningkatan kepatuhan pengobatan, meskipun masih perlu penguatan dalam aspek partisipasi dan monitoring. Dengan demikian, program Sahabat Obat berpotensi dikembangkan sebagai model intervensi komunitas dalam pengelolaan hipertensi secara berkelanjutan.
Downloads
References
World Health Organization. (2023). Hypertension. Geneva: WHO.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia 2023, Jakarta: Kemenkes RI.
Burnier, M. (2023). Drug adherence in hypertension. Circulation Research, 124(7), 1124-1140.
Kretchy, R. et al. (2023). Adherence to hypertensive medications and associated factors. BMC Public Health, 23.
Alhaddad, S. et al., (2023). Impact of family support on medication adherence. Patient Preference and Adherence, 17.
Lee, J. et al., (2023). Effectiveness of reminder tools on medication adherence. JMIR mHealth and uHealth, 11(2).
Nguyen, D.H. et al., (2023). Community-based intervention to improve hypertension management. International Journal of Environment Research and Public Health, 20(5).
Putri, A.R. et al., (2023). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di UPTD Puskesmas Rendang. Jurnal Keperawatan Indonesia, vol. 26, no. 2, 2023.
Purnawinadi, I. G. dan Lintang, I. J. (2020). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi, Jurnal Skolastik Keperawatan, vol. 6, no. 1, pp. 35-42, 2020.
Apsari, D. P. Putra, I. G. N. M. S. W. dan Maharjana, I. B. N. (2021). Hubungan Dukungan Keluarga dan Peran Tenaga Kefarmasian terhadap Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi. Jurnal Ilmiah Medicamento, 7(1), 1-7.
Sudirman, A. N. dan Abdullah, I. (2024). Efektivitas Family Support Group dalam Meningkatkan Kepatuhan Kontrol Minum Obat pada Penderita Hipertensi. Healthy Tadulako Journal. 9(4), 675-681.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Natasya Sandya Hayu Pramesti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






