Pendampingan Pemanfaatan Koding Dan Kecerdasan Artifisial Untuk Penguatan Literasi Digital di SMPN 2 Megaluh
DOI:
https://doi.org/10.70340/japamas.v5i1.452Keywords:
kecerdasan artifisial, koding, literasi digital, pengabdian masyarakat, Project-Based LearningAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru SMPN 2 Megaluh dalam memanfaatkan koding dan kecerdasan artifisial (AI) sebagai sarana penguatan literasi digital. Rendahnya pemahaman tenaga pendidik mengenai teknologi koding dan AI menjadi hambatan dalam mengintegrasikan pembelajaran berbasis teknologi di sekolah menengah pertama. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dengan metode Project-Based Learning (PBL) yang meliputi lima sesi, yaitu pengenalan dasar koding, pengenalan AI, praktik penggunaan tools AI untuk pendidikan, etika penggunaan AI, serta pembuatan proyek sederhana berbasis koding dan AI. Peserta kegiatan adalah 30 orang guru SMPN 2 Megaluh dari berbagai mata pelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, dengan rerata skor pengetahuan meningkat dari 52,4 menjadi 81,7 (peningkatan 55,9%), serta 86,7% peserta berhasil menyelesaikan proyek sederhana berbasis AI. Uji Wilcoxon Signed-Rank mengkonfirmasi perbedaan yang signifikan secara statistik antara pre-test dan post-test (Z = -4,113; p < 0,05). Seluruh peserta menyatakan kepuasan terhadap pelaksanaan kegiatan dengan rerata skor kepuasan 4,58 dari skala 5,0. Kegiatan pendampingan ini dinilai efektif dalam memberikan bekal awal bagi guru untuk memanfaatkan teknologi AI secara etis dan produktif dalam konteks pendidikan.
Downloads
References
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru SMPN 2 Megaluh dalam memanfaatkan koding dan kecerdasan artifisial (AI) sebagai sarana penguatan literasi digital. Rendahnya pemahaman tenaga pendidik mengenai teknologi koding dan AI menjadi hambatan dalam mengintegrasikan pembelajaran berbasis teknologi di sekolah menengah pertama. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dengan metode Project-Based Learning (PBL) yang meliputi lima sesi, yaitu pengenalan dasar koding, pengenalan AI, praktik penggunaan tools AI untuk pendidikan, etika penggunaan AI, serta pembuatan proyek sederhana berbasis koding dan AI. Peserta kegiatan adalah 30 orang guru SMPN 2 Megaluh dari berbagai mata pelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, dengan rerata skor pengetahuan meningkat dari 52,4 menjadi 81,7 (peningkatan 55,9%), serta 86,7% peserta berhasil menyelesaikan proyek sederhana berbasis AI. Uji Wilcoxon Signed-Rank mengkonfirmasi perbedaan yang signifikan secara statistik antara pre-test dan post-test (Z = -4,113; p < 0,05). Seluruh peserta menyatakan kepuasan terhadap pelaksanaan kegiatan dengan rerata skor kepuasan 4,58 dari skala 5,0. Kegiatan pendampingan ini dinilai efektif dalam memberikan bekal awal bagi guru untuk memanfaatkan teknologi AI secara etis dan produktif dalam konteks pendidikan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Farhan, Edy Setiyo Utomo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






