Pendampingan Pemetaan Kebutuhan Sistem Informasi untuk Penguatan Branding Digital TK Islam At-Tin
DOI:
https://doi.org/10.70340/japamas.v5i2.690Kata Kunci:
analisis kebutuhan, audit digital, pendidikan anak usia dini, sistem informasi, visibilitas digitalAbstrak
Kehadiran digital yang konsisten diperlukan lembaga pendidikan anak usia dini untuk menyediakan informasi yang mudah ditemukan dan dapat dipercaya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi TK Islam At-Tin dalam memetakan kebutuhan sistem informasi sekaligus menyiapkan tata kelola konten sebagai dasar penguatan branding digital. Pendampingan dilakukan melalui konfirmasi hasil audit, standardisasi identitas, pengelompokan konten, penyusunan alur publikasi, pembagian peran, simulasi pengelolaan, dan evaluasi bersama mitra. Hasil kegiatan berupa satu acuan identitas resmi, delapan kategori konten utama, satu SOP publikasi lima tahap, pembagian empat peran pengelola, dan satu kalender konten bulanan. Dua pengelola mengikuti simulasi dan mampu menjelaskan alur persetujuan serta mengelompokkan bahan informasi sesuai struktur yang disepakati. Pendampingan memberikan manfaat nyata berupa tersedianya pedoman kerja yang mengurangi ketergantungan pada koordinasi informal, memperjelas tanggung jawab pengelola, dan meningkatkan kesiapan mitra untuk mengelola konten digital secara konsisten serta berkelanjutan pada tahap implementasi sistem berikutnya. Perangkat tersebut juga memudahkan konsistensi informasi antar-kanal dan menjadi dasar evaluasi kinerja publikasi setelah sistem mulai digunakan.
Unduhan
Referensi
Amalia, R. D., Arifuddin, N. A., & Setyadinsa, R. (2025). Pelatihan Google Workspace sebagai sistem manajemen pengetahuan di TK Islam At-Tin. NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 475–487. https://doi.org/10.55606/nusantara.v5i3.6451
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2024). Survei penetrasi internet Indonesia 2024. APJII.
Beckman, K., Apps, T., Bennett, S., & Dalgarno, B. (2024). A study of principals’ governance of school social media. Social Sciences & Humanities Open, 10, 101069.
Bessant, C. (2024). School social media use and its impact upon children’s rights, privacy and datafication. Social Sciences & Humanities Open, 10, 100986.
Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2022). Digital marketing: Strategy, implementation and practice (8th ed.). Pearson.
Dwivedi, Y. K., Ismagilova, E., Hughes, D. L., Carlson, J., Filieri, R., Jacobson, J., Jain, V., Karjaluoto, H., Kefi, H., Krishen, A. S., Kumar, V., Rahman, M. M., Raman, R., Rauschnabel, P. A., Rowley, J., Salo, J., Tran, G. A., & Wang, Y. (2021). Setting the future of digital and social media marketing research: Perspectives and research propositions. International Journal of Information Management, 59, 102168. https://doi.org/10.1016/j.ijinfomgt.2020.102168
Google. (2024). Google Analytics 4 dimensions and metrics. https://support.google.com/analytics/answer/9143382
Haleem, A., Javaid, M., Qadri, M. A., & Suman, R. (2022). Understanding the role of digital technologies in education: A review. Sustainable Operations and Computers, 3, 275–285. https://doi.org/10.1016/j.susoc.2022.05.004
International Organization for Standardization. (2019). ISO 9241-210:2019 ergonomics of human-system interaction—Part 210: Human-centred design for interactive systems. ISO.
Kirchner-Krath, J., Morschheuser, B., Sicevic, N., Xi, N., von Korflesch, H. F. O., & Hamari, J. (2024). Challenges in the adoption of sustainability information systems: A study on green IS in organizations. International Journal of Information Management, 77, 102754. https://doi.org/10.1016/j.ijinfomgt.2024.102754
Kotler, P., Kartajaya, H., & Setiawan, I. (2021). Marketing 5.0: Technology for humanity. Wiley.
Niqotaini, Z., Gusti, K. W., Achmad, Z. A., Nisa, D. A., Irzavika, N., & Kholiq, A. (2024). Meningkatkan promosi kampung wisata kuliner melalui pemanfaatan digital marketing. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(6), 2011–2016.
Niqotaini, Z., Yulistiawan, B. S., Krisnanik, E., & Amalia, R. D. (2023). Analisa dan perancangan sistem informasi dengan Unified Modeling Language. Indiepress Books.
OWASP Foundation. (2021). OWASP Top Ten: The ten most critical web application security risks. https://owasp.org/Top10/
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2023). OECD digital education outlook 2023: Towards an effective digital education ecosystem. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/c74f03de-en
Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.
Thamrin, J. Z., Matondang, N., & Amalia, R. D. (2025). Pengembangan sistem informasi properti sewa berbasis web: Pendekatan DBLC dan perspektif manajemen sistem informasi. Indonesian Journal of Business Intelligence, 8(2). https://doi.org/10.21927/ijubi.v8i2.6531
United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. (2023). Global education monitoring report 2023: Technology in education—A tool on whose terms? UNESCO. https://doi.org/10.54676/UZQV8501
Vállez, M., Alcaraz-Martínez, R., & Lopezosa, C. (2026). Search engine visibility of university AI content: An analysis of thirty institutions from three countries. Digital Library Perspectives, 42(1), 100–118. https://doi.org/10.1108/DLP-03-2025-0035
World Wide Web Consortium. (2023). Web content accessibility guidelines (WCAG) 2.2. https://www.w3.org/TR/WCAG22/
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rifka Dwi Amalia, Nurul Afifah Arifuddin, Nindy Irzavika, Kharisma Wiati Gusti

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






