Edukasi Bahan Pangan dan Makanan Darurat Bencana kepada Masyarakat Kampung Manyak Payed Aceh Tamiang
DOI:
https://doi.org/10.70340/japamas.v5i1.334Kata Kunci:
Pangan Darurat, Mitigasi, Tas SiagaAbstrak
Indonesia merupakan negara dengan risiko bencana hidrometeorologi yang tinggi, namun kesiapsiagaan masyarakat terhadap ketahanan pangan darurat masih rendah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi pangan darurat di Kampung Mayak Payed dan SMP Negeri 1 Mayak Payed melalui edukasi tas siaga pangan berbasis bahan lokal. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis emergency food kit, penerapan teknologi edukasi digital, serta pendampingan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 80%. Peserta mampu mengidentifikasi dan mengemas bahan pangan lokal secara mandiri. Kesimpulannya, integrasi pendidikan kebencanaan melalui institusi sekolah efektif dalam mentransformasikan pengetahuan dari siswa ke lingkungan keluarga, sehingga memperkuat ketahanan pangan rumah tangga pascabencana.
Unduhan
Referensi
Fitriani, D., & Handayani, T. (2023). Analisis ketahanan pangan rumah tangga di daerah rawan bencana banjir. Jurnal Ilmu Lingkungan, 21(2), 345-352. https://doi.org/10.14710/jil.21.2.345-352
Hidayat, R. (2024). School-based disaster risk reduction: Strategi edukasi berkelanjutan di era digital. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(3), 210-225. https://doi.org/10.24832/jpnk.v9i3.4120
Pratama, R., et al. (2025). Pemanfaatan pangan lokal untuk mitigasi bencana mandiri. Jurnal Pengabdian Nusantara, 9(1), 45-58. https://doi.org/10.29407/jpn.v9i1.20331
Rahmawati, A. (2024). Strategi pengemasan pangan steril sebagai solusi ketahanan pangan darurat. Jurnal Teknologi Pangan, 18(1), 12-25. https://doi.org/10.25077/jtp.v18i1.611
Sari, N. K. (2024). Standar higiene dan keamanan pangan pada dapur umum dan makanan darurat bencana. Jurnal Higiene Sanitasi, 13(2), 101-115. https://doi.org/10.32585/jhs.v13i2.4410
Setiawan, B., & Nurlaela, L. (2025). Familiarity food: Aspek psikologis konsumsi pangan lokal pada masyarakat pengungsi. Jurnal Gizi dan Kuliner, 5(1), 30-42. https://doi.org/10.21009/jgc.v5i1.29810
Simarmata, S., & Ginting, R. (2020). Analisis mitigasi bencana banjir di Kota Medan (Studi kasus: Kecamatan Medan Selayang). Jurnal Simbolika Research and Learning Communication Study, 6(2), 113-122. https://doi.org/10.31289/simbolika.v6i2.3494
Sulistyo, H. (2024). Nutrisi darurat: Manajemen pangan pasca bencana hidrometeorologi. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(1). https://doi.org/10.26714/jkmi.v19i1.12450
Suryani, S., Raharjo, T. E., & Andari, S. (2023). Kearifan lokal dalam pelayanan kesejahteraan sosial saat kebencanaan: Refleksi pengalaman masyarakat saat terjadi COVID-19. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, 12(3), 113-130. https://doi.org/10.31105/jppks.v12i3.4112
Wulandari, S., et al. (2024). Psikologi kebencanaan: Hubungan kesiapan logistik dengan tingkat resiliensi masyarakat. Jurnal Psikologi Terapan, 12(1), 88-102. https://doi.org/10.22219/jpt.v12i1.28451
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ulfah Azzahra Harahap, Fahriza Junizar, Rifqi Asy'ari

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





