Penerapan Data Mining Untuk Analisis Pola Penyakit Pasien Rawat Inap Menggunakan Metode K-Means

Penulis

  • Ella Kristiantini Susan Universitas Teknologi Yogyakarta
  • Arief Hermawan Universitas Teknologi Yogyakarta
  • Donny Avianto Universitas Teknologi Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.70340/jirsi.v5i3.527

Kata Kunci:

Data Mining, K-Means Clustering, Rekam Medis, Rawat Inap, BPJS

Abstrak

Pengelolaan data rekam medis pasien rawat inap menghasilkan data dalam jumlah besar yang belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pengambilan keputusan manajerial dan perencanaan layanan kesehatan berbasis data. Rumah sakit menghadapi kesulitan dalam mengidentifikasi pola karakteristik pasien yang berkaitan dengan biaya pelayanan, lama perawatan, penggunaan ICU, dan perbedaan tarif BPJS dengan tarif rumah sakit. Penelitian ini menerapkan teknik data mining menggunakan algoritma K-Means Clustering pada 9.889 data pasien rawat inap. Tahapan penelitian meliputi pembersihan data, normalisasi Z-Score, penentuan jumlah klaster optimal menggunakan Elbow Method dan Silhouette Score, serta analisis karakteristik setiap klaster berdasarkan variabel tarif BPJS, tarif rumah sakit, lama dirawat, lama ICU, dan usia pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah klaster optimal adalah k=3 dengan Silhouette Score 0,3441. Klaster yang terbentuk terdiri atas Cluster 0 (Pasien Kritis) sebanyak 376 pasien (3,8%) dengan biaya dan penggunaan ICU tertinggi, Cluster 1 (Pasien Menengah) sebanyak 6.625 pasien (67,0%) yang didominasi pasien lansia dengan tingkat perawatan moderat, dan Cluster 2 (Pasien Ringan) sebanyak 2.888 pasien (29,2%) yang didominasi pasien usia muda dengan biaya serta lama perawatan terendah. Selain itu, ditemukan rata-rata selisih tarif rumah sakit dan BPJS sebesar Rp5.602.334 per pasien. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan clustering mampu mengidentifikasi kelompok pasien dengan karakteristik klinis dan finansial yang berbeda secara signifikan sehingga dapat digunakan sebagai dasar optimalisasi alokasi sumber daya rumah sakit, perencanaan kapasitas ICU, pengembangan layanan geriatri, serta evaluasi kebijakan pembiayaan dan klaim BPJS pada kelompok pasien dengan beban biaya tertinggi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

D. Novaliendry, tegar wibowo, N. Ardi, T. Evi, and D. Admojo, “Optimizing Patient Medical Records Grouping through Data Mining and K-Means Clustering Algorithm: A Case Study at RSUD Mohammad Natsir Solok,” Int. J. Online Biomed. Eng., vol. 19, pp. 144–155, Aug. 2023, doi: 10.3991/ijoe.v19i12.42147.

W. Hardiyanti and A. Bachtiar, “Analisa Klaim JKN Rawat Inap di RS Universitas Indonesia Tahun 2023,” Jurnal Ilmiah Kesehatan, vol. 16, no. 1 SE-Articles. pp. 215–231, Mar. 30, 2024, doi: 10.37012/jik.v16i1.2181.

J. Han, M. Kamber, and J. Pei, “Data Mining: Concepts and Techniques (Third Edition),” in Data Mining: Concepts and Techniques (Third Edition), Third Edit., Boston: Morgan Kaufmann, 2012, pp. 1–38.

S. Juanita and R. Cahyono, “K-MEANS CLUSTERING WITH COMPARISON OF ELBOW AND SILHOUETTE METHODS FOR MEDICINES CLUSTERING BASED ON USER REVIEWS,” J. Tek. Inform., vol. 5, pp. 283–289, Feb. 2024, doi: 10.52436/1.jutif.2024.5.1.1349.

P. Fränti, S. Sieranoja, K. Wikström, and T. Laatikainen, “Clustering Diagnoses From 58 Million Patient Visits in Finland Between 2015 and 2018.,” JMIR Med. informatics, vol. 10, no. 5, p. e35422, May 2022, doi: 10.2196/35422.

C. Wongoutong, “The impact of neglecting feature scaling in k-means clustering,” PLoS One, vol. 19, no. 12, p. e0310839, Dec. 2024, doi: 10.1371/journal.pone.0310839.

A. Aljohani, “Optimizing Patient Stratification in Healthcare: A Comparative Analysis of Clustering Algorithms for EHR Data,” Int. J. Comput. Intell. Syst., vol. 17, no. 173, 2024, doi: 10.1007/s44196-024-00568-8.

Y. Sheng, R. Bond, R. Jaiswal, J. Dinsmore, and J. Doyle, “Augmenting K-Means Clustering With Qualitative Data to Discover the Engagement Patterns of Older Adults With Multimorbidity When Using Digital Health Technologies: Proof-of-Concept Trial,” J. Med. Internet Res., vol. 26, 2024, doi: https://doi.org/10.2196/46287.

V. Yfantis, A. Wagner, and M. Ruskowski, “Federated K-means clustering via dual decomposition-based distributed optimization,” Franklin Open, vol. 10, p. 100204, 2025, doi:https://doi.org/10.1016/j.fraope.2024.100204.

B. C. Laksono, Y. Syahidin, and Y. Yunengsih, “Implementasi Data Mining Klasterisasi Data Pasien Rawat Inap dengan Algoritma K-Means Clustering,” J. Teknol. Sist. Inf. dan Apl., vol. 7, no. 2, pp. 621–627, 2024, doi: 10.52436/1.jtsi.2024.7.2.

P. J. Rousseeuw, “Silhouettes: A graphical aid to the interpretation and validation of cluster analysis,” J. Comput. Appl. Math., vol. 20, pp. 53–65, 1987, doi: https://doi.org/10.1016/0377-0427(87)90125-7.

A. Nabyla; A. Rizal; and A. Setiawan, “Data mining pengelompokan biaya pengeluaran rumah sakit oleh BPJS Kesehatan menggunakan algoritma K-Means,” Smart Comp Jurnalnya Orang Pint. Komput., vol. 10, no. 2, 2021, doi: 10.30591/smartcomp.v10i2.2128.

B. Rawat, H. Pant, and A. Bist, “Clustering Medical Conditions in Patient Records Using Unsupervised Learning Techniques: A Comparative Study,” Biomed. Pharmacol. J., vol. 18, no. 3, pp. 2050–2060, 2025, doi: 10.13005/bpj/3236.

Diterbitkan

2026-09-30

Terbitan

Bagian

Articles