Penerapan Algoritma K-Means Untuk Klasterisasi Pasien Berdasarkan Data Penyakit
DOI:
https://doi.org/10.70340/jirsi.v5i3.713Kata Kunci:
Klasterisasi, K-Means, Pasien, Puskesmas SibuhuanAbstrak
Puskesmas Sibuhuan memiliki data kunjungan pasien yang terus bertambah setiap bulan, namun pemanfaatan data tersebut masih terbatas pada penyusunan laporan sehingga informasi mengenai karakteristik kelompok pasien belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma K-Means dalam proses klasterisasi pasien serta mengidentifikasi pola karakteristik pasien berdasarkan variabel usia, jenis kelamin, dan jenis penyakit. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan data mining. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa 1000 data kunjungan pasien Puskesmas Sibuhuan periode Januari 2026. Setelah dilakukan pembersihan data, sebanyak 104 data dengan missing value dihapus sehingga diperoleh 896 data yang digunakan untuk proses klasterisasi. Tahapan penelitian meliputi preprocessing data, normalisasi menggunakan metode Min-Max, penentuan jumlah cluster menggunakan metode elbow, proses klasterisasi menggunakan algoritma K-Means, serta evaluasi hasil klasterisasi menggunakan Silhouette Coefficient. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah cluster optimal adalah tiga cluster, yaitu Cluster 0 sebanyak 423 pasien dengan penyakit terbanyak sistem pernapasan, pencernaan, dan peredaran darah, Cluster 1 sebanyak 320 pasien dengan penyakit terbanyak gejala, tanda, dan temuan klinis abnormal, dan kehamilan, persalinan, dan masa nifas, dan Cluster 2 sebanyak 153 pasien dengan penyakit infeksi dan parasit, endokrin, nutrisi dan metabolik serta gangguan mental dan perilaku. Evaluasi menghasilkan nilai Silhouette Coefficient sebesar 0,6384, yang menunjukkan bahwa hasil klasterisasi memiliki kualitas yang baik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi pendukung bagi Puskesmas Sibuhuan dalam mengidentifikasi karakteristik kelompok pasien sehingga dapat mendukung perencanaan pelayanan kesehatan yang lebih tepat sasaran.
Unduhan
Referensi
P. Maulaningrum, Siti Mujanah, and Achmad Yanu Alif Fianto, “Transformasi Digital di Sektor Kesehatan Tinjauan Literatur tentang Penerapan Teknologi Informasi dalam Manajemen Pelayanan,” Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan, vol. 5, no. 1, pp. 494–503, Jun. 2025, doi: 10.55606/jimek.v5i1.6399.
J. A. Noyari, A. Aprillia, R. Ginting Munthe, A. Sutarman, and E. Kallas, “Optimasi Kinerja Sistem Informasi Manajemen Kampus Menggunakan Teknik Data Mining,” Jurnal MENTARI: Manajemen, Pendidikan dan Teknologi Informasi, vol. 3, no. 1, pp. 52–63, 2024, doi: 10.33050/mentari.v3i1.
World Health Organization, “Toolkit for Analysis and Use of Routine Health Facility Data: Integrated Health Services Analysis: District and Facility Level,” Geneva, 2023.
W. Aulia, A. Putera Utama Siahaan, L. Marlina, and M. Iqbal, “K-Means Clustering Algorithm Analysis For Grouping Patient Medical Record Data Based On Disease Type,” Informatika dan Sains, vol. 14, no. 04, pp. 832–843, 2024, doi: 10.54209/infosains.v14i04.
G. M. M. Sujak, H. N. Rofiq, and F. I. Tawakal, “Implementasi K-Means Clustering untuk Optimalisasi Anggaran Penyakit Tidak Menular,” MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science, vol. 5, no. 1, pp. 67–74, Nov. 2024, doi: 10.57152/malcom.v5i1.1597.
K. Aldiyatna, N. Rahaningsih, and R. D. Dana, “Penerapan Data Mining untuk Clustering Penyakit Diare Menggunakan Algoritma K-Means (Studi Kasus: Puskesmas Beber),” Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika, vol. 8, no. 3, pp. 3124–3131, 2024.
M. Juleha, R. Limia Budiarti, and N. Kahar, “Analisis Penyakit Menular dan Tidak Menular Berdasarkan Wilayah Tempat Tinggal Menggunakan Metode K-Means dan Fuzzy C-Means (Studi Kasus: Puskesmas Bayung Lencir),” in Seminar Nasional Informatika (SENATIKA), Jambi, 2025, pp. 262–268.
Q. Adawiyah, S. Defit, and Sumijan, “Penerapan Algoritma K-Means Clustering untuk Mengelompokkan Rekomendasi Metode Kontrasepsi Berbasis Machine Learning di Puskesmas,” Jurnal KomtekInfo, vol. 11, no. 4, pp. 300–305, Sep. 2024, doi: 10.35134/komtekinfo.v11i4.563.
W. Rosida and Y. A. Wijaya, “Klasterisasi Penyakit HIV/AIDS di Jawa Barat Menggunakan Algoritma K-Means Clustering,” Blend Sains Jurnal Teknik, vol. 1, no. 4, pp. 306–315, Mar. 2023, doi: 10.56211/blendsains.v1i4.235.
J. Wala and R. Umar, “Implementasi K-Means Clustering pada Pengelompokan Pasien Penyakit Jantung,” Jurnal Informatika Sunan Kalijaga), vol. 9, no. 3, pp. 205–216, 2024
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ghufron Makmun Lbs, Abdul Halim Hasugian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







