Analisis Klaster Lagu Indonesia pada Platform Spotify Menggunakan Algoritma K-Means (Studi Kasus: Spotify)
DOI:
https://doi.org/10.70340/jirsi.v5i2.417Kata Kunci:
Algoritma Klastering, Data Mining, K-Means, Musik Indonesia, Spotify ChartsAbstrak
Perkembangan platform streaming seperti Spotify telah merevolusi konsumsi musik di Indonesia, menghasilkan data performa lagu yang kompleks dari Spotify Charts. Penelitian ini bertujuan mengelompokkan lagu Indonesia berdasarkan popularitas menggunakan algoritma K-Means Clustering. Variabel yang digunakan—peak, previous, streak, dan streams—dipilih karena secara langsung mencerminkan dinamika performa lagu di tangga lagu, meliputi posisi terbaik, pergerakan peringkat, ketahanan, dan volume pemutaran, sehingga lebih representatif terhadap resonansi pasar dibandingkan fitur audio. Pendekatan kuantitatif deskriptif diterapkan pada data Spotify Charts wilayah Indonesia periode Januari 2020 hingga Desember 2024, dengan sampel purposive sebanyak 5.316 data setelah pembersihan. Penentuan jumlah klaster optimal menggunakan Elbow Method menghasilkan k=3, dengan evaluasi kualitas klaster melalui Silhouette Score sebesar 0,4968. Hasil menunjukkan tiga klaster: Cluster 0 (populer menengah, rata-rata streams 3,8 juta), Cluster 1 (kurang populer, rata-rata streams 569 ribu), dan Cluster 2 (sangat populer, rata-rata streams 54 juta). Penelitian menyimpulkan bahwa K-Means efektif mengidentifikasi pola popularitas lagu secara objektif sebagai dasar strategi promosi berbasis data.
Unduhan
Referensi
P. Aplikasi et al., “Pemanfaatan aplikasi musik spotify sebagai media hiburan di kalangan generasi z di kota pekanbaru,” no. 6955, 2024.
dkk. Penulis, “Segmentasi Pengguna Spotify Berdasarkan Preferensi Musik Menggunakan K-Means,” Journal of Natural and Applied Sciences (JNATIA), 2024, doi: 10.24843/jnatia.
M. I. Firmansyah, R. S. Rohman, and E. Marsusanti, “Penerapan Algoritma Klastering K-Means Untuk Fitur Atribut Pada Layanan Streaming Musik Spotify,” vol. 2, no. 2, pp. 58–66, 2023.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan RnD, 27th ed. Bandung: Alfabeta, 2019.
S. Arikunto, Metodologi Penelitian Kuantitatif. 2010.
J. W. Cresswell, Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches, 5th ed. SAGE Publications, 2021.
A. J. Onwuegbuzie and N. L. Leech, “Enhancing the Interpretation of Significant Findings: The Role of Mixed Methods Research,” The Qualitative Report, 2015, doi: 10.46743/2160-3715/2004.1913.
Sudaryono, Metodologi Penelitian, 1st ed. Depok: Rajawali Pers, 2018.
Emzir, Metodologi Penelitian Pendidikan, 1st ed. Jakarta: Rajawali Pers, 2020.
I. Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25 Edisi 9, 9th ed. Semarang: Badan Penerbit UNDIP, 2018.
S. Santoso, Menguasai Statistik SPSS 25. Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2018.
D. K. A. Astutik, A. Indrasetianingsih, and F. Fitriani, “Penerapan Text Mining pada Analisis Sentimen Pengguna Twitter Layanan Transportasi Online Menggunakan Metode Density Based Spatial Clustering of Applications with Noise (DBSCAN) dan K-Means,” Statistika, vol. 15, no. 1, pp. 184–194, 2022.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rizki Nur Azim, Sudin Saepudin

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






