Geo-Insight MBG: Sebuah Platform Geospasial untuk Mengukur Dampak Program Makan Siang Gratis terhadap Status Gizi Anak
DOI:
https://doi.org/10.70340/jirsi.v5i2.394Kata Kunci:
free nutritional meal program, geographic information system, evaluative monitoringAbstrak
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis nasional untuk meningkatkan status gizi anak sekolah. Namun, evaluasi dampaknya masih dilakukan secara manual dan administratif, sehingga menyulitkan identifikasi wilayah prioritas serta pemantauan perubahan antropometri secara terintegrasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Geo-Insight MBG, platform geospasial berbasis web untuk mengukur dampak program tersebut terhadap status gizi anak. Metode yang digunakan meliputi pengembangan sistem dengan model Waterfall dan analisis deskriptif kuantitatif terhadap data tinggi badan, berat badan, dan indeks massa tubuh sebelum serta sesudah intervensi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil memvisualisasikan distribusi penerima manfaat, menghitung otomatis kategori gizi berdasarkan z-score, dan menyajikan dashboard serta peta interaktif yang menampilkan efektivitas program per wilayah. Hasil awal dari sampel uji coba sebanyak 15 anak mengindikasikan bahwa 73,3% mengalami perbaikan status gizi dengan rata-rata peningkatan z-score sebesar +0,83. Namun, mengingat ukuran sampel yang terbatas, temuan ini perlu diinterpretasikan secara hati-hati dan memerlukan validasi lebih lanjut melalui studi dengan sampel yang lebih luas. Meskipun demikian, integrasi teknologi geospasial pada platform ini menunjukkan potensi dalam mempermudah pemantauan berbasis lokasi dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat sasaran. Geo-Insight MBG menjanjikan sebagai solusi monitoring evaluatif digital yang skalabel untuk mendukung optimalisasi program gizi nasional.
Unduhan
Referensi
F. R. Muharram, S. Tjandra, N. Madani, C. Rokx, and A. Abdullah, “Trends in the Double Burden of Malnutrition Among Indonesian Adults, 2007 to 2023,” Sci. Rep., vol. 15, no. 1, 2025, doi: 10.1038/s41598-025-17348-9.
M. N. P. Abadi et al., “Unraveling Future Trends in Free School Lunch and Nutrition: Global Insights for Indonesia From Bibliometric Approach and Critical Review,” Nutrients, vol. 17, no. 17, p. 2777, 2025, doi: 10.3390/nu17172777.
D. A. A. Machfudz and M. A. Hidayat, “Optimization of Balanced Nutrition Consumption Equality Through the Nu-Cl (Nutritional Child Lunch) Program to Obtain Indonesian Children Zero Hunger and Malnutrition as the Actualization of Sustainable Development Goal 2030,” pp. 276–281, 2022, doi: 10.2991/978-2-494069-75-6_35.
I. Sholicha and A. R. Wijayanti, “Impact of COVID-19: Dietary Consumption Patterns and Family Nutritional Intake,” Embrio, vol. 15, no. 2, pp. 126–136, 2023, doi: 10.36456/embrio.v15i2.7011.
F. Imansyah, “Spatial Decision Support Systems Untuk Aplikasi Pengelolaan Database Penduduk Miskin Perkotaan,” Jurnal Sistem Dan Teknologi Informasi (Justin), vol. 9, no. 4, p. 398, 2021, doi: 10.26418/justin.v9i4.46773.
E. Arribe, “Perancangan Sistem Informasi Geografis Untuk Pemetaan Wilayah Operasional PT. Ivo Mas Tunggal Berbasis Web,” Action Research Literate, vol. 7, no. 10, pp. 37–46, 2023, doi: 10.46799/arl.v7i10.170.
A. Mazenda, “Transforming South Africa’s School Nutrition Programme for Educational Success: A Review on Challenges and Prospects,” J. Public Health Res., vol. 14, no. 4, 2025, doi: 10.1177/22799036251380781.
B. Chote, D. Rees, B. Swinburn, P. McKelvie‐Sebileau, R. Glassey, and D. Tipene‐Leach, “Systems Mapping of the New Zealand Free and Healthy School Lunch Programme: Perspectives From Lunch Providers,” Nutrients, vol. 14, no. 20, p. 4336, 2022, doi: 10.3390/nu14204336.
F. Sabet and S. Böhm, “Towards Sustainable School Food: An Experiential Planetary Health Framework Integrating Meals and Food Education,” Br. Educ. Res. J., vol. 51, no. 2, pp. 826–847, 2024, doi: 10.1002/berj.4100.
F. Fadhullah, “Sistem Informasi Geografis Pemetaan Industri Kecil Menengah Di Kabupaten Pidie Berbasis Android Dengan Metode MVC (Model View Controller),” Future, vol. 1, no. 1, pp. 46–53, 2023, doi: 10.61579/future.v1i1.5.
D. Tsania, H. Nurcahya, R. Anggraeni, and Wendi, “Pemanfaatan Webgis Untuk Pemetaan Persebaran Perguruan Tinggi Di Wilayah Sukabumi,” Jurnal Restikom Riset Teknik Informatika Dan Komputer, vol. 3, no. 1, pp. 18–24, 2022, doi: 10.52005/restikom.v3i1.77.
A. T. Mulyono, “SDGs and Environmental Justice: A Rawlsian Perspective on Policies for Poor and Vulnerable People,” IOP Conf. Ser. Earth Environ. Sci., vol. 1537, no. 1, p. 012053, 2025, doi: 10.1088/1755-1315/1537/1/012053.
Rachmawati, D. N. Azizah, and A. Sutisna, “Peran Program Makan Bergizi Gratis Terhadap Peningkatan Status Gizi dan Tingkat Kesukaan Makanan Penerima Manfaat di Kabupaten Majalengka Jawa Barat,” Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, vol. 9, no. 2, pp. 39–45, 2026, doi: 10.37329/ganaya.v9i2.5292.
F. A. D. K. Sari and R. Abdullah, “Implementation of The Free Nutritious Meal Program (MBG): Governance and Nutritional Monitoring Challenges,” Forum Ekonomi, vol. 27, no. 1, pp. 77–88, 2025.
E. T. Wahyuni and R. M. Putra, “Evaluasi Dampak Program Makan Bergizi Gratis Terhadap Kesehatan dan Gizi Anak: Scoping Review,” Jurnal Madani Medika, vol. 16, no. 2, pp. 112–121, 2026, doi: 10.36569/jmm.v16i2.348.
M. P. Fathurilham and N. A. Sari, “Implementasi Program Makan Bergizi Gratis: Tantangan Kebijakan dan Kesejahteraan Sosial,” PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, vol. 5, no. 1, pp. 55–63, 2026.
S. Hidayat, R. Mulyani, and N. Fadilah, “Implementasi Sistem Informasi Geospasial untuk Visualisasi Data Wilayah Prioritas Intervensi Kesehatan,” Jurnal Sistem Informasi dan Sains Teknologi, vol. 6, no. 2, pp. 88–97, 2023.
P. Gregg Greenough and E. L. Nelson, “Beyond mapping: a case for geospatial analytics in humanitarian health,” Conflict and Health 2019 13:1, vol. 13, no. 1, pp. 50-, Nov. 2019, doi: 10.1186/S13031-019-0234-9.
A. Chandran and P. Roy, “Applications of geographical information system and spatial analysis in Indian health research: a systematic review,” BMC Health Services Research 2024 24:1, vol. 24, no. 1, pp. 1448-, Nov. 2024, doi: 10.1186/S12913-024-11837-9.
J. C. Nagavi, B. K. Shukla, A. Bhati, A. Rai, and S. Verma, “Harnessing Geospatial Technology for Sustainable Development: A Multifaceted Analysis of Current Practices and Future Prospects,” Sustainable Development and Geospatial Technology: Foundations and Innovations: Volume 1, vol. 1, pp. 147–170, Jan. 2024, doi: 10.1007/978-3-031-65683-5_8/SAVE-RESEARCH.
A. R. Yusuf and M. Ikhsan, “Pemanfaatan Geographic Information System dalam Monitoring Sebaran Data Kesehatan Masyarakat Berbasis Web,” Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer, vol. 11, no. 3, pp. 145–153, 2024.
H. A. Rahmah, A. Anggraini, Y. P. Nilasari, and E. P. Salsabilla, “Analisis Efektivitas Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Dasar Indonesia Tahun 2025,” Jurnal Kesehatan Tambusai, vol. 6, no. 4, pp. 215–224, 2025.
H. Nur, A. F. Karim, and S. Latif, “Analisis Hubungan Program Makan Bergizi Gratis dengan Status Gizi Remaja di Kota Palu,” PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 10, no. 1, pp. 101–109, 2026.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ashabul Kahpi, Harianto Harianto, Ariastuti Rahman

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






